• ZHANG SHUNMEI BERTEMU GADIS CANTIK DI FESTIVAL LENTERA - KUMPULAN KISAH KLASIK DINASTI MING

    IDR 80,000.00
    Available
    Maaf. Produk ini belum tersedia saat ini.
    Beritahu saya melalui email saat stok produk ini kembali tersedia:
    Zhang Shunmei Bertemu Gadis Cantik di Fetival Lentera
    -- Kumpulan Kisah Klasik Dinasti Ming (Hard Cover)
    • Kode Buku : UKR001
    • ISBN : 9792225390
    • Penulis : Dikompilasi oleh Feng Menglong (1574-1646)
    • Penerjemah: Shuhui Yang dan Yunqin Yang
    • Judul Asli: Stories Old And New - A Ming Dinansty Collection (University of Wshington Press, 2000)
    • Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
    • Tgl/Thn Terbit: 2007 (cetakan pertama)
    • Catatan Penerbit : Stories Old and New diterbitkan menjadi dua buku, yaitu Buku I: Berkumpulnya Kembali Naga dan Harimau (Kisah 1-20), dan Buku II: Zhang Shunmei Bertemu Gadis Cantik di Festival Lentera (Kisah 21-40)
    • Jumlah Halaman : 572
    • Berat Buku : 0,9 kg
    • Format Buku: Hard Cover, disampul plastik
    • Buku klasik (bekas), kondisi sangat baik, semua halaman lengkap, ex koleksi pribadi

    Aslinya berjudul Gujin Xiaoshuo, kisah yang juga dikenal sebagai Yushi Mingyan atau Petunjuk bagi dunia ini adalah kumpulan cerita pendek yang pertama terbit di China pada tahun 1620 dan dikompilasi oleh Feng Menglong. Bentuk fiksi awal yang berperan dalam perkembangan fiksi daerah itu memuat kisah-kisah yang sangat inspiratif mengenai dinamika kehidupan sehari-haridi antara berbagai kelas sosial.

    Karakter yang mengisi buku ini adalah cendekiawan dan wanita penghibur, arwah dan hantu, biksu dan bikuni, bajak laut dan kaisar, dan pejabat pemerintah baik yang jujur maupun yang korup. Mereka terlibat dalam intrik polotik , cobaan pembunuhan, pertemanan, pertikaian warisan, perselingkuhan, dan perjalanan ke akhirat. Adat istiadat dipaparkan dalam plot dan subplot yang menarik dimana kebaikan akhirnya mendapat pahala, dan dunia - baik yang kasatmata maupun tidak - digambarkan sebagai tempat yang rumit tapi pada akhirnya masuk akal dan bisa dimaklumi. Jalan-jalan dan kediaman masyarakat China di akhir era Ming, serta orang-orang yang menghuininya, menjadi hidup dalam terjemahan Shuhui Yang dan Yunqin Yang yang mengalir dan penuh warna.

    Terjemahan lengkap ini diberi ilustrasi serangkaian ukiran kayu dari edisi aslinya, yaitu Edisi Ming, dan mencakup catatan antarbaris serta catatan pinggir kompilatornya, maupun puisi liris yang diuntai di sepanjang kisah-kisahnya