• OKULTISME DI BANDOENG DOELOE

    IDR 60,000.00
    Available
    Maaf. Produk ini belum tersedia saat ini.
    Beritahu saya melalui email saat stok produk ini kembali tersedia:
    Okultisme di Bandoeng Doeloe
    -- Menelusuri Jejak Gerakan Teosofi dan Freemasonry di Bandung


    - Kode Buku : UNF085
    - ISBN : 9786021473290
    - Penulis: M. Ryzki Wiryawan
    - Penerbit: Khazanah Bahari
    - Tgl/Thn Terbit : November 2014 (cetakan pertama)
    - Jumlah Halaman : 166
    - Berat Buku : 0,2 kg
    - Dimensi Buku: 18 x 24 cm (format buku lebar)

    - Format Buku : Soft Cover (disampul plastik)
    - Buku bekas, kondisi sangat baik, ada bercak coklat di halaman awal, ex Koleksi Pribadi.


    Tak dinyana, Kota Bandung ternyata menyimpan jejak-jejak gerakan okultisme di masa silam. Dua gerakan utama, Teosofi dan Freemansory berkiprah signifikan di Bandoeng doeloe. Siapa saja tokoh-tokoh kedua gerakan tersebut dan apa yang saja kiprahnya, mengejutkan! Sejumlah fakta baru seputar sejarah Kota Bandung diungkapkan.

    Pendekatan blusukan ternyata sudah dilakukan seorang bupati (pribumi) anggota Freemansory sejak doeloe. Dalam otobiografinya Sang Bupati menjelaskan bahwa ia menggunakan metode tournee atau blusukan dalam mengelola 250 desa yang berada di wilayahnya. Ia biasa berkunjung dan menginap di rumah-rumah warga untuk membaur dan menyerap aspirasi warganya.

    Dengan melakukan itu ia telah menembus batas-batas feodalisme yang masih berlaku saat itu.

    Ada yang berkata, “Itulah tidak sesuai dengan kedudukan seorang pegawai tinggi, dan akan memerosotkan prestise seorang pembesar!” Tidak! Pada permulaannya cara bekerjasama begitu memang dahulunya dianggap aneh oleh rakyat jelata dan kaum feudal. Sekarang, di mana telah ada Civic Mission, anggapan kolot itu telah berkurang atau lenyap. Sebaliknya, rasa persaudaraan dan saling mempercayai perlahan-lahan mulai bertambah dan berkembang.